Jika Aku Menjadi Gubernur Bank Indonesia
Tidak ada dalam benak pikiran saya menjadi orang no.1 di bidang perbankan indonesia yaitu menjadi gubernur bank Indonesia. Saya disini hanyalah seorang anak muda yang masih mengecam pendidikan di SMK yang berada di kuningan yang belum mengerti tentang dunia dari perbankan,. Saya merasa iba dan greget sekali mendengar tentang kasus-kasus mengenai bank indonesia tersebut mulai dari kebijakannya yang belum efektif sampai dengan kasus KKN (Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme) yang telah membelit sejumlah pejabat Bi, sengguh memprihatinkan Bukan..???? tapi disamping itu saya sungguh memuji hasil kinerja BI yang tetap kokoh, tak goyang bahkan tidak terpengaruh seperti yang dialami negara sana (negara Barat dan Timur) menghadapi krisis-krisis yang sedang melanda dunia ini.
Kriteria- kriteria seorang pemimpin yang akan bisa memimpin Bank indonesia sebagai Bank Sentral( pusat), sebagai berikut :
· Harus jujur → kejujuran disisni dibutuhkan sekali untuk bisa menjadi contoh pada bawahannya.
· Harus Adil → tidak membeda-bedakan satu dengan yang lainnya (merata).
· Harus Bijaksana → Arif dalam mengambil tindakan dalam menghadapi berbagai masalah
· Harus Cerdas
· Harus inovatif
· Harus punya pendirian yang kuat
Kebijakan-Kebijakan yang dapat ditanamkan ketika saya Menjadi Gubernur BI, adalah sebagai berikut :
1. Saya akan turun memberikan imbauan kepada masyarakat melalui spanduk, koran maupun media elektronik supaya tidak takut atau khawatir untuk menabungkan uangnya di Bank, karena tidak sedikit orang yang masih takut ataupun khawatir ketika mereka menabungkan uangnya di Bank dikarenakan beberapa hal.
2. Akan membuat kebijakan tentang peminjaman uang yang memprioritaskan para wirausaha, petani yang meminjam uang untuk digunakan sebagai modal usahanya.
3. Saya akan membuat tim Khusus untuk memeriksakan semua data bank-bank yang ada di negara ini secara berkala, supaya tidak ada kesalahan data.
4. Saya akan membentuk tim Anti korupsi, kolusi dan nepatisme yang melibatkan pihak berwajib POLRI dan KPK untuk memberantas korupsi.
5. Dan yang terakhir membuat sejenis kartu ATM tetapi tidak menggunakan sistem magnetik, dikarenakan sekarang ini marak sekali pembobolan uang, yang para pembobolnya menggunakan alat yang dapat membaca sistem pada kartu magnetik tersebut.
Menjadi Gubernur Bank Indonesia itu mungkin hanya bagian dari mimpi saya, akan tetapi disini saya masih menempuh dunia pendidikan, semoga saja dimasa depan mimpi tersebut bisa tercapai. Amiiiiin
Sebelumnya terima kasih pada semua pihak yang telah menyelenggarakan lomba ini, mungkin hanya ini yang bisa saya tulis dan masih berantakan karena bingung.hahhahahah.
“Maju terus Perbankan Indonesia, jauhkan pikiran kita dari KKN katakan tidak pada KKN.”